Rabu, 22 April 2026

Queen of Reggae Indonesia “Nath The Lions” kembali merilis single terbaru yang bertajuk “ TRENG TENG ”


“ TRENG TENG”
 
Queen of Reggae Indonesia “Nath The Lions” kembali merilis single terbaru yang bertajuk “ TRENG TENG ”

 Nath The Lions membuktikan konsistensinya setelah merilis “Ya Rastaman Ya Ramadhan” yang bertemakan religi, dan kini kembali merilis terbaru yang bertajuk “TRENG TENG ”

“TRENG TENG “ menceritakan komunitas vespa adalah komunitas scooteris cinta damai, komunitas yang terkenal menjungjung tinggi solidaritas, Komunitas Vespa berkembang dari gerakan akar rumput yang sederhana, menjadi jaringan pertemanan lintas kota, pulau, bahkan negara

Penggarapan lagu dikerjakan di studio rumah singa, digawangi produser musik sumakeytouch,Sista Nath dan ungs,dan isian gitar dari Khamal menambah warna sound yang berbeda pada lagu sebelumnya,ketukan drum Bram dan bunga bunga bass dari jomo 
Mereka bermain di area Reggae Rock, keyboard beat up, serta harmonisasi yang catchy

Dari teman teman Nath The Lions akan rilis setiap bulan ,oleh karena itu, ia ingin ada regenerasi dalam musik reggae Indonesia. Nath mendorong anak muda agar tidak hanya melihat reggae sebagai musik komunitas, tetapi juga bisa berkomitmen kuat untuk masuk ke industri. 

Sementara itu, Suma menegaskan ritme reggae yang membutuhkan latihan bertahun-tahun karena harus memiliki soul, "Enggak semua orang bisa main musik reggae,” katanya
.
“TRENG TENG ” dapat diputar, di seluruh digital platform, dan video klip sudah dapat ditonton di kanal youtube Nath The Lions TV.


#yessaah!
 
Artist
Nath The Lions
 
Eksekutif Produser
Nath The Lions
 
Produser
Nath The Lions
 
Produser Musik
Sumakeytouch \ Sista Nath\ Ungs
 
Mixing & Mastering
Sumakeytouch
Produksi
Rumah singa

Trak produksi
Drum Bram https://www.instagram.com/bram.syamsu/
Jomo Bass https://www.instagram.com/jomoreareo04/
Khamal Gitar/Lead https://www.instagram.com/khamall_ragga/
Suma Keybooard https://www.instagram.com/sumakeytouch/
Lead vocal Sista Nath https://www.instagram.com/sista.nath/





Lirik TRENG TENG
Cipt Nath The Lions

Treng.. teng teng Trang.. tang tang tang
Take it slow... with my Vespa 

Roda dua besi baja
Body semok nyaring bernada
Melaju santai tanpa manja
Menyusuri kota kota 

(Bridge)
Vespa... Vespa... sahabat setia
Dari kota sampai ke desa
Vespa… Vespa.. tetap menyala
Na na na... na na na... na na na... 

Chorus:
Treng.. teng teng Trang.. tang tang tang
Take it slow... with my Vespa
Treng..teng teng Trang..tang tang
Vespa tetap jadi primadona 

(Bridge)
Vespa... Vespa... sahabat setia
Dari kota sampai ke desa
Vespa… Vespa.. tetap menyala
Na na na... na na na... na na na... 

Tak perlu kencang untuk jadi sang raja
setia kawan di aspal yang sama
Di jalanan banyak cerita
Gas terus, sampai tua
 
Chorus:
Treng.. teng teng Trang.. tang tang tang
Take it slow... with my Vespa
Treng..teng teng Trang..tang tang
Vespa tetap jadi primadona
 
Treng.. teng teng Trang.. tang tang
Take it slow... with my Vespa
Treng..teng teng Trang..tang tang
Vespa tetap jadi primadona

 
Media Sosial :

Instagram : https://www.instagram.com/nath_thelions/
Facebook : https://www.facebook.com/naththelions/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@nath_thelions
Youtube.com : https://www.youtube.com/NathThelionsTV


Teguran MUI soal pemusnahan ikan sapu-sapu

Kompassantri - Pada Agustus 2025 lalu, ramai aksi pemusnahan ikan sapu-sapu di beberapa daerah karena dianggap hama invasif yang merusak ekosistem sungai. Beberapa pemda + komunitas bahkan bikin lomba tangkap lalu dibunuh massal dan dibuang.

*Ini yang jadi sorotan MUI:

1. *Prinsip Fikih Lingkungan
   MUI melalui Komisi Fatwa mengingatkan soal hifzhul bi’ah– menjaga lingkungan. Membunuh hewan, meski hama, tetap ada adabnya dalam Islam. Tidak boleh _ta’dzib_ atau menyiksa.

2. *Teguran utamanya:
  - *Cara pemusnahan: MUI menegur pemusnahan dengan cara dibanting, dijemur hidup-hidup sampai mati, atau dibuang ke darat massal. Itu dianggap menyiksa hewan.
   - *Pemborosan: Ikan sapu-sapu sebenarnya bisa dimanfaatkan. MUI menyarankan diolah jadi pakan ternak, pupuk organik, atau kerupuk kulit ikan. Membuang sia-sia bertentangan dengan prinsip tidak _israf_.
   - *Niat baik, cara salah Memberantas spesies invasif boleh, bahkan dianjurkan kalau merusak. Tapi caranya harus _ihsan_ – baik dan tidak menyiksa.

3. Solusi yang disarankan MUI & KLHK:
   - Sembelih/ matikan cepat dengan cara yang meminimalkan penderitaan.
   - Manfaatkan bangkainya, jangan dibuang.
   - Koordinasi dengan dinas perikanan untuk pengendalian yang terukur, bukan lomba brutal.

*Intinya: MUI tidak melarang basmi ikan sapu-sapu karena memang invasif. Yang ditegur itu _metode pemusnahannya_ yang dianggap kejam dan mubazir.

Ini kasus serupa kayak teguran MUI dulu soal pemusnahan kucing liar atau anjing liar – boleh dikendalikan, tapi harus beradab.


Selasa, 21 April 2026

Les Fuze Merilis Single Baru “So, Please”Anthem Slow Dance di tengah Ruang Distorsi

Kompassantri-online, Bandung, Indonesia — 21 April 2026 — Proyek musik alternative asal Bandung, Indonesia, Les Fuze, resmi merilis single terbaru berjudul “So, Please” di seluruh platform streaming digital pada 21 April 2026. Menjadi langkah terbaru menuju full album yang tengah dipersiapkan, lagu ini menampilkan sisi Les Fuze yang lebih manis, melodis, sekaligus emosional.
Ditulis dan diproduksi oleh Evander Abraham, “So, Please” menghadirkan perpaduan warna alternative rock, dream pop, dan noise pop dalam bentuk anthem slow dance dengan raungan distorsi. Lagu ini juga menghadirkan vokal tamu dari Yustika Maharani, menambah nuansa hangat dan manis pada keseluruhan atmosfer lagu.
Secara lirik, “So, Please” berangkat dari dorongan yang sederhana: ingin selalu dekat dengan seseorang. Tentang menikmati kehadirannya dan menahan waktu agar berjalan lebih lambat. Dengan kalimat-kalimat yang lugas dan langsung, lagu ini menangkap sisi personal dari ketertarikan dan kedekatan tanpa dibuat berlebihan.
Dibanding rilisan-rilisan Les Fuze sebelumnya, “So, Please” menandai eksplorasi emosi yang lebih lembut dan sentimental. Melodi yang manis berpadu dengan lapisan gitar bertekstur, menciptakan lanskap suara yang terinspirasi dari nama-nama seperti The Raveonettes, Alvvays, Belle & Sebastian, hingga The Ronettes.
Single ini merupakan bagian dari perjalanan panjang menuju full album Les Fuze. Proses produksinya sendiri memakan waktu hampir dua tahun, seiring dengan pengerjaan materi-materi lain yang nantinya akan hadir dalam rilisan penuh mendatang.
Les Fuze merupakan proyek one-man band dari Evander Abraham, yang menjadikan kebebasan eksplorasi musikal sebagai inti dari identitasnya. Dalam “So, Please”, kolaborasi dengan Yustika Maharani membuka dimensi baru yang semakin memperkaya dunia suara Les Fuze.
“So, Please” kini sudah dapat didengarkan di seluruh platform digital.
Credits:
Written by Evander Abraham
Produced by Evander Abraham
Recorded by Evander Abraham
Mixed & Mastered by Adhit Android
Vocals featuring Yustika Maharani
Untuk informasi lebih lanjut, wawancara, atau kebutuhan media, silakan hubungi kanal resmi Les Fuze.


Peluncuran Serial Istri Paruh Waktu|Kolaborasi Strategis MDTV & Netflix

AKARTA, 21 April 2026 – MDTV mengumumkan kelanjutan kolaborasi strategis dengan Netflix melalui perilisan serial drama terbaru bertajuk Istri Paruh Waktu. Serial ini menjadi produksi kelima MD Entertainment yang menembus pasar global via Netflix sekaligus tayang di televisi nasional.
### Jadwal Tayang dan Platform
Anda dapat menyaksikan serial ini melalui kanal berikut:
 1. Netflix: Mulai tayang pada 27 April 2026.
 2. MDTV: Tayang setiap hari pukul 19.00 WIB mulai 28 April 2026.
 3. MD Now: Pemirsa dapat menikmati layanan live streaming secara gratis melalui aplikasi di iOS dan Android.
### Detail Produksi dan Pemeran
 * Produser: Manoj Punjabi.
 * Pemeran Utama: Audi Marissa, Arifin Putra, dan Rheina Bishop.
 * Genre: Drama Keluarga.
### Sinopsis Singkat
Serial ini mengangkat dinamika rumah tangga Riska dan Adimas yang telah terbina selama tujuh tahun. Meski dari luar terlihat harmonis dan tanpa celah, fondasi pernikahan mereka mulai diuji oleh perubahan sikap serta rahasia yang perlahan muncul ke permukaan. Drama ini menghadirkan potret tentang kesetiaan, komitmen, dan cara mencintai pasangan dengan tulus.
### Tentang Perusahaan
 * MDTV: Sebelumnya dikenal sebagai NET, resmi bergabung dengan MD Entertainment pada November 2024. Kini mengusung tagline baru: TV Paling Drama di Indonesia.
 * Netflix: Penyedia layanan hiburan streaming dunia dengan lebih dari 300 juta keanggotaan berbayar di lebih dari 190 negara.
 * Rekam Jejak: Kesuksesan sebelumnya mencakup Ipar Adalah Maut The Series, Pernikahan Dini Gen Z, Keluarga Yang Tak Dirindukan, dan Dunia Tanpa Tuhan.
### Kontak Media
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
 * Email: pr.mdtv@mdentertainment.com.
 * Alamat: PT MDTV MEDIA TELEVISI, MD Place Tower 1, Lantai 3, Jl. Setiabudi Selatan No. 7, Jakarta Selatan.