Sabtu, 11 April 2026

Pelantikan PC Muslimat NU Bogor 2026–2031: Dorong Kemaslahatan dan Pemberdayaan

Kompassantri-online, Kabupaten Bogor — Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Bogor masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dihadiri ratusan tamu undangan dari berbagai elemen Nahdlatul Ulama, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat.

Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Gus Abdul Somad, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap kepengurusan baru Muslimat NU Kabupaten Bogor yang kini dipimpin oleh Hj. Nureliyah. Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata organisasi dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat.

“Saya berharap PC Muslimat NU Kabupaten Bogor yang saat ini dinahkodai oleh Umi Hj. Nur bisa berkontribusi dan memberikan maslahat untuk jamiyyah dan jamaah NU, khususnya di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya langkah strategis yang bersifat aplikatif dalam menjawab tantangan zaman. “Lakukan langkah-langkah yang konkret seperti pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi, karena ini sangat penting dan harus digalakkan di masyarakat terkait kemaslahatan,” tambahnya, menegaskan arah gerak organisasi ke depan.

Kehadiran Gus Abdul Somad dalam acara tersebut turut didampingi oleh Sekretaris dan Bendahara PCNU Kabupaten Bogor, Kang Daud dan kang Waspada. Keduanya memasuki ruang auditorium dengan pengawalan dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser), menambah kekhidmatan suasana pelantikan.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Bogor yang baru dilantik, Hj Nureliyah, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan organisasi yang dipimpinnya. Dalam wawancara singkat, ia menegaskan komitmen untuk membawa Muslimat NU menjadi organisasi yang lebih progresif dan berdampak luas.

“Muslimat NU ke depannya semoga semakin maju dan berkah serta banyak memberikan kemaslahatan,” ungkapnya, sebagai refleksi visi kepemimpinannya dalam lima tahun mendatang.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pelantikan, Hj Lia Suraedah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara inklusif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan organisasi. Hal ini menunjukkan besarnya dukungan terhadap eksistensi dan peran Muslimat NU di tingkat daerah.

“Undangan yang hadir sebanyak 500 tamu dari berbagai kalangan, baik pengurus PAC Muslimat NU dari 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, banom dan lembaga PCNU, forkopimda Kabupaten Bogor, serta para tokoh masyarakat,” jelasnya.

Kehadiran tokoh-tokoh penting Nahdlatul Ulama juga turut memberikan legitimasi moral dan spiritual terhadap pelantikan ini. Di antaranya adalah KH Romdoni selaku Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bogor, yang dikenal sebagai figur ulama kharismatik di wilayah tersebut dan juga Hj Ella Giri Komala Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat. 

Dengan pelantikan ini, PC Muslimat NU Kabupaten Bogor diharapkan mampu memperkuat peran strategis perempuan dalam pembangunan sosial keagamaan, sekaligus menjadi motor penggerak dalam peningkatan kesejahteraan umat berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Jumat, 10 April 2026

OST "Dalam Sujudku “Titipan Ilahi” Perkuat Nuansa Religi dan Emosi Film

Film *Dalam Sujudku* juga diperkuat dengan kehadiran original soundtrack berjudul “Titipan Ilahi” yang dinyanyikan oleh Evelyn Wijaya, juara Voice Hunt 2025. Lagu ini menjadi elemen penting dalam membangun suasana emosional film.

“Titipan Ilahi” diciptakan oleh Yusoff Al Aswad dan Amin Majid, dengan lirik yang menggambarkan makna menerima takdir serta kekuatan doa. Lagu ini menjadi representasi perjalanan batin para karakter dalam film.

Salah satu penggalan liriknya berbunyi, “Namun kau titipan Tuhan yang dulu pernah kupinta dalam sujudku tak akan kuabaikan...” yang menggambarkan kedalaman makna spiritual dalam cerita.

Evelyn Wijaya mengungkapkan bahwa lagu ini menjadi momen penting dalam kariernya. “Ini lagu debut aku sekaligus soundtrack film pertamaku. Liriknya dalam, penuh pesan tentang harapan dan keputusan,” ujarnya.

Ia juga menceritakan proses produksi yang berlangsung cepat namun penuh tantangan. “Recording dan pembuatan video musik kurang dari seminggu, sekitar empat hari,” jelas Evelyn.

Selain “Titipan Ilahi”, terdapat beberapa lagu lain yang menjadi soundtrack film ini, seperti “Tanpa Arah” dan “Menggoda” karya Mamu Blacksweet serta “Cintaku Tak Ada yang Punya” karya Ferdy Tahier.

Menurut pihak produksi, pemilihan lagu-lagu ini bertujuan untuk memperkuat emosi dalam setiap adegan, sehingga pesan film dapat tersampaikan secara lebih mendalam kepada penonton.

Dengan perpaduan visual yang kuat dan musik yang menyentuh, *Dalam Sujudku* tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan yang mengingatkan pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan doa dalam menghadapi ujian hidup.(dsp).

47 Tahun Embargo, darimana Iran Membiayai Program Rudal?!

Iran telah membuktikan bahwa dengan strategi yang tepat, negara dapat mencapai kemandirian teknologi dan militer meskipun menghadapi embargo ekonomi berat. Berikut adalah beberapa poin penting tentang bagaimana Iran mencapai hal ini:

- *Revolusi Islam 1979*: Revolusi ini memutus hubungan Iran dengan Barat, memaksa mereka mengembangkan industri pertahanan sendiri.
- *Perang Iran-Irak*: Perang ini membuat Iran sadar bahwa keamanan negara tidak boleh bergantung pada negara lain, sehingga mereka mengembangkan rudal dan drone canggih.
- *Tiga tahap perkembangan*: Iran mempelajari teknologi rudal dari Libya dan Suriah, kemudian bekerja sama dengan Korea Utara, dan akhirnya mengembangkan teknologi bahan bakar padat.
- *Resistant Economy*: Iran mengembangkan industri domestik dan mengurangi ketergantungan impor, memanfaatkan cadangan minyak terbesar ketiga di dunia.
- *Kerja sama internasional*: Iran bekerja sama dengan Cina dan Rusia untuk mendapatkan teknologi dan dukungan militer.

Iran juga berinvestasi besar di bidang teknologi dan riset, dengan universitas-universitas terbaik di Timur Tengah dan kontribusi sektor teknologi ke PDB yang meningkat signifikan.

*Pelajaran bagi Indonesia*:

- *Kemandirian teknologi*: Indonesia perlu mengembangkan industri pertahanan sendiri dan mengurangi ketergantungan impor.
- *Investasi di riset dan teknologi*: Indonesia perlu meningkatkan investasi di bidang teknologi dan riset untuk meningkatkan kemampuan industri domestik.
- *Kerja sama internasional*: Indonesia dapat bekerja sama dengan negara-negara lain untuk mendapatkan teknologi dan dukungan militer ¹ ² ³.

Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan kemandirian teknologi dan militer, serta mengurangi ketergantungan pada negara lain.

Ngopi Bareng Warga Poris Jaya, Polres Metro Tangerang Kota Bahas Keamanan Lingkungan

Ngopi Kamtibmas di Batuceper, Warga Curhat soal Parkir Liar dan Keamanan Perumahan*

*Dari Kentongan hingga Call Center 110, Polisi Ajak Warga Poris Jaya Jaga Lingkungan*

Tangerang – Kepolisian terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui program Ngopi Kamtibmas. Kali ini, kegiatan digelar di Sekretariat RW 05 Perumahan Simprug, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Kamis (9/4/2026) sore.

Kegiatan yang dihadiri unsur tiga pilar, tokoh masyarakat, serta warga setempat ini menjadi wadah dialog langsung antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara warga dan aparat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi. Keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan polisi, tapi juga peran aktif warga,” ujar Eko.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan konsep “pilar kamtibmas” yang dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, hingga masyarakat luas.

“Kunci utama ada di lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Dari situ akan terbentuk kesadaran menjaga lingkungan, mengenali warga sekitar, hingga meningkatkan kewaspadaan terhadap orang asing,” jelasnya.

Dialog berlangsung interaktif. Salah satu warga, Sinta, mengeluhkan banyaknya kendaraan yang parkir di jalan utama perumahan hingga mengganggu akses keluar masuk.

Menanggapi hal itu, pihak kepolisian berjanji akan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek untuk mencari solusi bersama.

“Masukan dari warga akan kami tindak lanjuti bersama pihak terkait agar tidak menimbulkan gangguan di lingkungan,” katanya.

Selain itu, warga juga didorong untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan seperti pos kamling dan komunikasi melalui grup warga.

“Koordinasi dan kolaborasi adalah kunci. Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi masalah bisa diselesaikan tanpa menimbulkan konflik baru,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polres Metro Tangerang Kota juga menyerahkan kentongan serta bingkisan kepada petugas keamanan sebagai bentuk dukungan terhadap sistem keamanan lingkungan.

Program Ngopi Kamtibmas ini merupakan bagian dari implementasi program “Jaga Jakarta” yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan, warga, aturan, dan amanah secara bersama-sama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan rasa aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kota Tangerang.