Senin, 12 Oktober 2026

Ubah Tab Android jadi Laptop Mini

Mengubah Tablet Android Menjadi Laptop Mini untuk Kerja: Ulasan Linux Tiny Container V4.2.2
Pernahkah Anda membayangkan tablet Android terjangkau dapat disulap menjadi sebuah laptop mini yang andal untuk dibawa bekerja ke mana saja? Melalui video dari channel YouTube Higrapik, dibagikan cara mengubah tablet Android—seperti Redmi Pad 2—menjadi layaknya PC mini dengan menginstal sistem operasi Linux di dalamnya menggunakan aplikasi Linux Tiny Container (sebelumnya dikenal sebagai Tiny Computer).
Pembaruan Menarik pada Linux Tiny Container Versi 4.2.2
Versi terbaru dari aplikasi ini membawa sejumlah peningkatan fitur yang sangat membantu produktivitas, di antaranya:
 * Dukungan USB dan SD Card: Sistem kini sudah mendukung pembacaan storage eksternal seperti harddisk dan flashdisk.
 * Fitur Cetak Langsung (Direct Print): Memungkinkan pengguna mencetak dokumen secara langsung dari aplikasi Office di dalam Linux ke aplikasi pencetak (printer) Android.
 * Pilihan Varian Bahasa: Tersedia varian bahasa Inggris (ditandai dengan akhiran -n) dan bahasa Mandarin (-zh). Pastikan memilih varian bahasa Inggris agar sistem operasi Linux tidak berbahasa Mandarin.
Langkah-Langkah Singkat Instalasi dan Konfigurasi
Bagi Anda yang ingin mencobanya, berikut adalah ringkasan tahapan yang perlu dilakukan:
 * Persiapan Perangkat Android:
   * Masuk ke Setelan > Tentang Tablet, lalu ketuk Versi OS sebanyak 7 kali hingga status Anda berubah menjadi developer (pengembang).
   * Masuk ke Setelan Tambahan > Opsi Pengembang, lalu aktifkan opsi Nonaktifkan batasan proses turunan (atau pengaturan serupa pada merek tablet lain).
 * Pengaturan Play Store:
   * Buka Play Store, pilih ikon akun di pojok kanan atas, lalu masuk ke Play Protect.
   * Nonaktifkan sementara fitur Pindahi aplikasi dengan Play Protect agar instalasi aplikasi luar berjalan lancar.
 * Mengunduh dan Menginstal Tiny Container:
   * Cari dan unduh aplikasi Tiny Container versi terbaru (v4.2.2) melalui halaman GitHub resmi (release carter/tiny container).
   * Pilih varian yang diinginkan (disarankan menggunakan XFCE dengan akhiran -n untuk bahasa Inggris).
   * Instal aplikasi tersebut seperti biasa di tablet Anda.
 * Optimasi Performa GPU:
   * Setelah aplikasi terbuka dan konfigurasi awal selesai, masuk ke menu pengaturan option di dalam aplikasi.
   * Aktifkan akselerasi grafis sesuai chipset tablet Anda (misalnya Far GL Acceleration untuk MediaTek/Exynos atau Adreno GPU untuk Snapdragon). Tutup dan buka kembali aplikasi agar perubahan performa grafis aktif.
Pengalaman Penggunaan untuk Produktivitas
Setelah sistem Linux berjalan dengan lancar dan akselerasi GPU diaktifkan, tablet Android Anda dapat difungsikan layaknya komputer mini:
 * Office & Dokumen: Anda dapat menginstal Only Office melalui menu software management untuk menikmati aplikasi perkantoran yang sangat mirip dengan Microsoft Office (mendukung Word, PPT, dan Excel).
 * Browsing & Desain: Dengan menginstal Google Chrome versi desktop, Anda bisa membuka layanan berbasis web seperti Canva dalam beberapa tab sekaligus, memudahkan proses drag-and-drop atau copy-paste antar-proyek layaknya di PC.
 * Pemrograman: Tersedia pula dukungan untuk menginstal VS Code guna keperluan penulisan kode atau pengembangan perangkat lunak.

REFERENSI
 * Sumber Video & Gambar: Channel YouTube Higrapik — "Ubah Tab Android Jadi Laptop Mini Yang Enak Dibawa Kerja Kemana Mana, Support Office Terbaru 202…" (Device: Redmi Pad 2, Spesifikasi: Helio G100, RAM/Internal 4/128GB).

Source: 

Minggu, 11 Oktober 2026

Tampil Memukau di Arena! Nadhira Farah Achlan Kembali Raih Emas Kejuaraan Taekwondo Depok 2026

Kompassantri, DEPOK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Nadhira Farah Achlan, siswi SD Yaspen Tugu Ibu yang sukses meraih medali emas dalam Kejuaraan Piala Dinas Pendidikan Kota Depok, Minggu (11/10/2026).

Siswi yang akrab disapa Farah itu tampil meyakinkan saat menghadapi lawannya. Ia berhasil mengamankan kemenangan dalam dua babak langsung dengan skor 17-5 dan 21-11.

Farah menunjukkan kemampuan menyerang dan bertahan dengan baik sepanjang pertandingan. Tendangan-tendangan akuratnya menjadi salah satu senjata untuk meraih poin, sementara pertahanan yang sigap membuatnya mampu meredam perlawanan lawan.

Meski lawannya sempat memberikan perlawanan, Farah mampu menjaga fokus dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

“Alhamdulillah saya bisa menang dan mendapatkan medali emas. Semua berkat dukungan para sabeum, pelatih dan juga Miss Ratih (Owner Klub Eleven Team),” ucap Farah.

Konsistensi Jadi Kunci Meraih Prestasi

Keberhasilan Farah menambah daftar pencapaiannya di cabang olahraga taekwondo. Sebelumnya, atlet muda dari klub Eleven Team ini juga pernah meraih medali emas dan perak dalam sejumlah kejuaraan.

Beberapa di antaranya adalah Kejurcab Kota Depok, Piala KASAU TNI, serta kejuaraan taekwondo tingkat internasional yang digelar di Lampung.

Rangkaian prestasi tersebut menjadi bekal bagi Farah untuk terus mengembangkan kemampuan dan menghadapi kompetisi berikutnya. Dukungan pelatih, keluarga, serta lingkungan klub juga menjadi bagian penting dalam perjalanan atlet muda ini.

Bersiap Menuju KONI Cup di Cibubur

Farah belum ingin berpuas diri setelah meraih medali emas. Ia dijadwalkan kembali bertanding dalam ajang KONI Cup di Cibubur pada Desember 2026.

Untuk menghadapi kompetisi tersebut, Farah menyadari masih perlu meningkatkan kemampuan melalui latihan yang konsisten dan persiapan yang lebih matang.

“Harus banyak latihan lagi dan konsisten. Yang pasti harus banyak berdoa,” ujar murid klub taekwondo Eleven Team itu.

Target berikutnya menjadi kesempatan bagi Farah untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Dengan semangat berlatih dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya, ia berupaya menjaga performa agar dapat kembali meraih hasil terbaik.

Prestasi Farah menjadi kabar membanggakan bagi sekolah dan klubnya. Kisahnya juga menunjukkan bahwa usia muda bukan penghalang untuk berprestasi, selama diiringi disiplin, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar.

Kini, tantangan berikutnya sudah menanti. Farah perlu menjaga konsistensi dan mempersiapkan diri agar kembali tampil maksimal di arena taekwondo pada akhir tahun nanti.

JATMA Aswaja Kota Bogor Ucapkan Tahniah kepada Pengurus MWCNU Bogor Selatan Terpilih pada Konfercam ke-IX

Kompassantri, Kota Bogor – Sekretaris Jenderal (Sekjen) JATMA Aswaja Kota Bogor H. Dudi Hermawan, ST. menyampaikan tahniah kepada KH Asep Hudri atas terpilihnya sebagai Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bogor Selatan dalam Konferensi MWCNU (Konfercam) ke-IX yang digelar di Majelis Darus Sholawat (MDS), Ahad (11/10/2026).

JATMA Aswaja Kota Bogor menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai agenda kolaborasi bersama MWCNU Bogor Selatan, baik melalui pemikiran, tenaga, waktu, perencanaan, maupun bentuk kontribusi lainnya demi kemaslahatan umat.

Semangat kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat silaturahmi dan membangun kebersamaan di lingkungan Nahdlatul Ulama, khususnya di wilayah Bogor Selatan.

“Marilah kita menjadikan MWCNU Bogor Selatan semakin guyub, tanpa terhalang perbedaan. Kita memiliki satu tujuan yang sama, yakni mewujudkan kemaslahatan umat, khususnya masyarakat Bogor,” demikian pesan yang disampaikan Sekjen JATMA Aswaja Kota Bogor.

Sementara itu, Rais Syuriyah MWCNU Bogor Selatan terpilih, KH Asep Hudri, menyampaikan bahwa semangat untuk kembali memperkuat kebersamaan menjadi salah satu motivasi dalam mengemban amanah di struktur Nahdlatul Ulama.

Ia berharap seluruh elemen NU dapat kembali guyub, bersatu, dan menjaga ukhuwah di tengah berbagai isu yang berkembang belakangan ini. Menurutnya, perbedaan pandangan hendaknya tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama menjalankan khidmah dan memperjuangkan kemaslahatan umat.

Momentum Konfercam ke-IX diharapkan menjadi awal penguatan sinergi antarelemen NU, termasuk bersama JATMA Aswaja Kota Bogor. Dengan semangat silaturahmi, kolaborasi, dan persatuan, MWCNU Bogor Selatan diharapkan mampu menjalankan program-program organisasi secara lebih solid dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

JATMA Aswaja Kota Bogor pun menyampaikan salam sukses, salam semangat, dan salam silaturahmi bagi kepengurusan MWCNU Bogor Selatan masa khidmat 2026–2031.

Pewarta: Abu Alwadhiyah

Sabtu, 10 Oktober 2026

Kolaborasi Yura Yunita dan Idgitaf, Mendung Hadir sebagai Pelukan di Fase Kelabu

Pertemuan Dua Suara Perempuan Pencerita: Yura Yunita dan Idgitaf Rilis “Mendung”
Berangkat dari saling mengagumi, dua penulis lagu dan penyanyi perempuan
resmi merilis karya yang lahir dari rasa percaya dan kedekatan personal.
Jakarta, 9 Oktober 2026 — Dua musisi dan pencipta lagu perempuan yang
karyanya selalu lekat di hati pendengar, Yura Yunita dan Idgitaf, resmi menyatukan
rasa dengan merilis Mendung, yang kini audio dan videonya telah dirilis di seluruh
platform streaming digital. Karya ini bukan sekadar penambah diskografi, melainkan
wujud nyata dari dua kekuatan yang melebur menjadi satu kesatuan yang utuh.
Lahirnya Mendung berasal dari rasa saling apresiasi yang mendalam. Kolaborasi ini
jauh dari kesan transaksional semara; ini adalah perayaan atas rasa saling percaya
dan kedekatan personal yang sangat humanis di antara keduanya. Rasa percaya
inilah yang menjadi fondasi terkuat lagu ini.
Mendung dibangun dengan porsi yang sepenuhnya seimbang. Identitas vokal dan
musikalitas Yura maupun Idgitaf mendapatkan panggung yang sama terangnya,
saling menopang tanpa ada yang mendominasi satu sama lain.
Bagi Yura, kolaborasi ini adalah sebuah perayaan atas rasa saling menghargai
sesama pencipta lagu perempuan.
“Dari pertama kali dengar karya-karyanya, aku selalu kagum sama cara Gita menulis
lagu. Penulisannya jujur, tajam, dan punya identitas yang kuat. Bisa menyanyikan
Mendung bareng musisi seotentik Gita rasanya menyenangkan, karena kita berdua
berangkat dari rasa saling mengagumi dan saling percaya sejak awal” ujar Yura
Yunita.
Hal senada juga diungkapkan oleh Idgitaf. Baginya, karya kolaborasi ini adalah
bentuk paling nyata dari semangat women support women di industri musik.
“Kak Yura itu salah satu musisi perempuan yang selalu jadi inspirasi besar buat aku.
Cara Kak Yura menjaga konsistensi, kejujuran dan energi dalam berkarya
benar-benar memberi bayangan tentang mau jadi penyanyi seperti apa aku di masa
depan,” ujar Idgitaf.
Sebagai sesama perempuan pencerita yang piawai menulis lagu, karya-karya Yura
dan Idgitaf dikenal selalu relevan dan berdampak kuat bagi para pendengarnya.
Kolaborasi ini kembali menjadi bukti bagaimana sentuhan kejujuran dari dua
penulis lagu ini mampu melahirkan karya yang memeluk hari dan mewakili perasaan
banyak orang.
Secara makna, Mendung hadir sebagai pengingat lembut bahwa fase kelabu dalam
hidup adalah emosi yang valid. Lagu ini tidak menuntut kita untuk buru-buru
mencari terang, melainkan merangkul pendengar untuk berani menerima rasa sedih
dan bernapas sejenak di bawah awan kelabu, menyadari bahwa mendung pun pada
akhirnya akan berlalu.
Dengar dan rasakan lagu Mendung yang dinyanyikan Yura Yunita dan Idgitaf di
seluruh platform streaming digital mulai 9 Oktober 2026.(Alwi).