Selasa, 06 Oktober 2026

Wamenpar: Poparnas 2026 Buka Peluang Ekonomi dan Promosi Wisata Daerah

Kompassantri, Jakarta, 29 September 2026* - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mendorong penyelenggaraan Pekan Olahraga Pariwisata Nasional (Poparnas) ke-5 Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sport tourism sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di daerah.

Poparnas 2026 yang diselenggarakan Politeknik Pariwisata Palembang pada 29 September hingga 2 Oktober 2026 diharapkan dapat mendorong pergerakan wisatawan, memperkenalkan potensi destinasi, serta meningkatkan aktivitas ekonomi lokal melalui penyelenggaraan ajang olahraga.

Dalam sambutannya secara daring dari Jakarta, Selasa (29/9), Wamenpar mengatakan Palembang memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan sport tourism. Selain memiliki kekayaan budaya dan kuliner, Palembang juga berpengalaman menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga berskala nasional maupun internasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Selain itu, kota ini memiliki pengalaman panjang dalam menyelenggarakan berbagai ajang olahraga besar, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Palembang juga memiliki kekayaan budaya dan kuliner yang menjadi bagian dari daya tarik wisata Sumatra Selatan,” ujar Wamenpar Ni Luh Puspa.

Wamenpar mengatakan _sport tourism_ memiliki potensi besar dalam pengembangan industri pariwisata. Berdasarkan data UN Tourism, _sport tourism_ menyumbang sekitar 10 persen dari pengeluaran pariwisata dunia dan menjadi salah satu segmen yang terus berkembang pesat.

Oleh karena itu, penyelenggaraan ajang olahraga seperti Poparnas diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi daerah. Kehadiran peserta dan pengunjung dapat meningkatkan pergerakan wisatawan, memperpanjang lama tinggal, mendorong konsumsi kuliner dan produk lokal, memperkenalkan kekayaan budaya, serta menghidupkan sektor transportasi dan akomodasi.

“Di sinilah UMKM kita akan hidup. Manfaat _event_ olahraga dapat bergerak jauh melampaui arena pertandingan, membuka peluang usaha, dan menggerakkan ekonomi masyarakat di destinasi. Inilah semangat pariwisata yang ingin terus kita bangun, yakni pariwisata berkualitas dan berkelanjutan yang memberikan pengalaman bermakna bagi wisatawan, manfaat bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga lingkungan,” kata Wamenpar.

Wamenpar Ni Luh Puspa berpesan kepada seluruh kontingen dan peserta dari berbagai daerah agar menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, kerja sama, dan rasa saling menghormati.

“Jangan hanya membawa pulang medali dan prestasi. Bawalah pulang lebih banyak persahabatan, pengalaman, jejaring, dan semangat baru untuk bersama-sama memajukan pariwisata Indonesia,” ujar Wamenpar.

Ia juga mengingatkan bahwa masa depan pariwisata Indonesia tidak hanya ditentukan oleh keindahan destinasi ataupun kekayaan budaya, tetapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya. Tanpa SDM berkualitas, potensi destinasi tidak akan dapat dikelola secara optimal untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Poparnas 2026 mengusung tema “_Celebrate Tourism Where Sport Meets the Culture_” sebagai bagian dari semangat perayaan Hari Pariwisata Sedunia melalui kolaborasi olahraga dan budaya Indonesia, dengan _tagline_ _“Competing in the Spirit of Cultural Harmony”._

Sebanyak 896 peserta berpartisipasi dalam Poparnas 2026 yang terdiri atas atlet, pendamping, dan _official_ dari perguruan tinggi, sekolah kejuruan, dinas, instansi, serta pelaku industri pariwisata di Indonesia, khususnya Sumatra Selatan.

Selama penyelenggaraan, Poparnas 2026 mempertandingkan 11 cabang olahraga dan ketangkasan dalam 14 kategori lomba, antara lain _mini soccer_, bulu tangkis, padel, dan tenis meja. Kompetisi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, kerja keras, resiliensi, sportivitas, serta merayakan keberagaman budaya Nusantara.

Direktur Politeknik Pariwisata Palembang Iwan Riyadi mengatakan Poparnas ke-5 menjadi ruang untuk mengintegrasikan nilai-nilai sportivitas dalam olahraga dengan kekayaan tradisi Nusantara.

“Melalui Poparnas ke-5 ini, kita mengintegrasikan nilai-nilai sportivitas olahraga dengan kekayaan tradisi Nusantara. Olahraga mengajarkan kita kedisiplinan dan daya juang, sementara budaya mengajarkan rasa hormat, kerukunan, dan keharmonisan,” kata Iwan.

Ia juga mengajak para atlet muda yang merupakan bagian dari generasi masa depan pariwisata Indonesia untuk menjadikan Poparnas sebagai ruang membangun jejaring dan persaudaraan.

“Kepada para atlet muda, insan pariwisata masa depan Indonesia, selamat bertanding. Jadikanlah ajang Poparnas ini bukan sekadar untuk mengejar keunggulan dan perolehan medali, melainkan sebagai jembatan silaturahmi untuk mempererat persaudaraan antarsesama perguruan tinggi pariwisata di seluruh Indonesia,” kata Iwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan Rudi Irawan yang mewakili Gubernur Sumatra Selatan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata, Politeknik Pariwisata Palembang, seluruh politeknik pariwisata di Indonesia, mitra komunitas olahraga, insan pariwisata, serta seluruh pihak yang berkolaborasi menyelenggarakan Poparnas ke-5 Tahun 2026.

“Semoga kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pariwisata Indonesia yang berkualitas, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Rudi.

Kata Puan Soal Gugatan Ijazah Gibran: Kita Hormati Proses yang Sedang Berjalan

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dimintai tanggapan soal sidang gugatan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024 (PHPU) terkait syarat pendidikan pencalonan Gibran Rakabuming Raka. Sidang putusan gugatan ini akan digelar Mahkamah Konstitusi (MK) malam nanti.

“Kita menghormati proses yang sedang berjalan,” kata Puan saat diminta tanggapan pewarta di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Seperti diketahui, gugatan ini diajukan oleh mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana bersama 11 pemohon lainnya. Permohonan diajukan pada 10 September 2026 dan resmi diregistrasi MK pada 17 September 2026 dengan nomor perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026.

Sidang pemeriksaan pendahuluan permohonan tersebut telah digelar di MK pada Senin (21/9) lalu. Termohon dalam gugatan ini ialah KPU, dengan Bawaslu sebagai pihak turut terkait.

MK sebelumnya juga telah memeriksa sejumlah pihak dari KPU hingga ahli terkait perkara tersebut. Sidang tersebut sempat diwarnai ahli pihak Gibran yang diusir oleh hakim MK dan berbuntut panjang pada pelaporan ke Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK).

Terkait hal ini, Puan kembali menegaskan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di MK. Ia juga dimintai tanggapan mengenai namanya yang disebut-sebut akan menggantikan Gibran sebagai Wapres bila gugatan tersebut dikabulkan MK.

“Kami sama-sama menghormati proses yang sedang berjalan di MK dan apapun keputusannya kami tentu saja akan menghormati keputusan yang sedang berjalan di MK,” tegas Puan.

Adapun pemohon mengatakan, jika bukti persidangan menunjukkan Gibran memenuhi syarat pendidikan, Mahkamah dapat menegaskan keabsahan pencalonan. Sementara itu, jika bukti menunjukkan bahwa tidak memenuhi syarat, maka Mahkamah harus menjatuhkan diskualifikasi.

Sidang gugatan nomor perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 itu bakal di gelar di Mahkamah Konstitusi hari ini. Majelis hakim MK akan membacakan putusan terkait perkara tersebut pada pukul 20.00 WIB.

Minggu, 04 Oktober 2026

CARA HAPUS 98% JEJAK DIGITAL DARI HP DALAM 8 MALAM

Nama kamu gampang di-googling? Foto, nomor, dan alamat masih nongol di internet? Kamu bisa bersihkan 98% jejak digitalmu hanya dari HP. Lakukan 1 langkah tiap malam.

*LANGKAH 1: CEK EMAIL KAMU BOCOR DI MANA*
Buka situs *Have I Been Pwned* - http://haveibeenpwned.com
Masukkan email utama kamu. Biasanya akan muncul 5-15 kebocoran data yang kamu nggak sadar.
Yang paling bahaya: kalau kamu pakai 1 password yang sama di banyak tempat. Ganti password di semua akun yang bocor itu sekarang juga.

*LANGKAH 2: CEK NIK KAMU DIPAKAI ORANG LAIN ATAU TIDAK*
1 NIK cuma boleh untuk 3 nomor prabayar. Tapi NIK sering dicatut orang untuk daftar nomor penipu.
Cara cek:
- Telkomsel: _808#
- XL: _123_4444#
- Indosat: _123_30#
- Tri: _111*1#
Kalau muncul nomor yang tidak kamu kenal, bawa KTP ke Gerai operator dan minta nomor itu diputus.

*LANGKAH 3: HAPUS NOMOR KAMU DARI GETCONTACT & TRUECALLER*
Nomor kamu bisa ada di sana walaupun kamu tidak pernah install, karena orang lain menyimpan nomormu di kontaknya.
Buka halaman Unlisting resmi:
- Truecaller: http://truecaller.com/unlisting
- Getcontact: http://getcontact.com/unlist
Masukkan nomor kamu dan submit. Dalam 1-2 hari nama kamu akan hilang.

*LANGKAH 4: SURUH GOOGLE HAPUS DATA PRIBADI KAMU*
Buka aplikasi Google > Tap foto profil > Pilih *Results about you / Hasil tentang Anda*.
Google akan otomatis mencari hasil yang menampilkan nomor HP, email, atau alamat rumahmu. Kamu tinggal klik *Request to remove / Minta hapus*.

*LANGKAH 5: HAPUS DAN MATIKAN RIWAYAT GOOGLE*
Kalau cuma dihapus, besok Google akan merekam lagi dari nol. Jadi harus dimatikan.
Masuk ke *myactivity.google.com*
1. Klik Delete > Delete all time
2. Masuk ke Activity Controls dan matikan 3 ini:
- Web & App Activity
- Location History
- YouTube History

*LANGKAH 6: BURU DAN HAPUS AKUN-AKUN LAMA YANG TERLUPAKAN*
Buka Gmail kamu, di kolom pencarian ketik: `verify your email` atau `welcome to`
Setiap hasilnya adalah akun yang masih hidup dan menyimpan data kamu.
Login ke akun tersebut, cari tombol Delete Account. Kalau tombol hapusnya disembunyikan, pakai bantuan situs *justdeleteme.xyz* untuk link hapus langsung.

*LANGKAH 7: BERSIHKAN POSTINGAN DAN FOTO LAMA*
Buka Facebook > Activity Log > Filter per tahun. Hapus postingan alay / foto yang sudah tidak relevan.
Untuk foto yang tersebar: Upload foto wajah kamu ke *Google Lens (images.google.com)*. Akan kelihatan situs mana saja yang masih menyimpan foto kamu. Kamu bisa lapor untuk minta takedown.

*LANGKAH 8: TUTUP PINTU KEBOCORAN - JANGAN PAKAI 1 EMAIL UNTUK SEMUA*
Ini yang bikin data kamu bocor lagi. Berhenti pakai 1 email untuk semua pendaftaran.
Mulai sekarang pakai alamat email samaran / alias:
- Di iPhone pakai fitur *Hide My Email / Sign in with Apple*
- Di HP apapun pakai *SimpleLogin atau DuckDuckGo Email Protection*

Keuntungannya: Saat alamat samaran itu kena spam, kamu tahu persis siapa yang menjual data kamu. Tinggal matikan aliasnya.

Lakukan 1 langkah tiap malam. 8 malam lagi, nama kamu akan jauh lebih susah dicari orang lain di internet. 

Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI, Puan Ingatkan Prajurit Tak Boleh Lupa Terhadap Akarnya Yaitu Rakyat

Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara parade HUT ke-81 TNI. Ia pun mengingatkan seluruh prajurit untuk terus mengabdi kepada Negara dan kepada akar TNI, yaitu rakyat.

Puan berangkat menuju lokasi upacara parade HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dengan menaiki mobil maung berwarna putih, Senin (5/10/2026). Para tamu undangan disambut Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara HUT ke-81 TNI, dengan komandan upacara yakni Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto.

Puan duduk di podium tamu undangan bersebelahan dengan Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua DPD Sultan Najamudin. Turut hadir pula jajaran menteri, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto hingga presiden terdahulu, seperti Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Puan pun menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia kepada seluruh prajurit, keluarga besar TNI, dan para purnawirawan. 

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia da seluruh keluarga besar TNI.
Peringatan ini menjadi kesempatan untuk menghargai pengabdian mereka sekaligus memperkuat dukungan negara terhadap kesiapan pertahanan Indonesia,” kata Puan.

Puan lantas memberi pesan untuk seluruh prajurit dalam peringatan HUT ke-81 TNI, khususnya dalam hal kesinambungan pembangunan pertahanan agar Indonesia memiliki kemampuan menghadapi ancaman serta menentukan sikap secara mandiri berdasarkan kepentingan nasional.

Dukungan tersebut, kata Puan, perlu menghubungkan modernisasi dengan kesiapan prajurit dan kemampuan negara mempertahankan penggunaannya dalam jangka panjang.

“Situasi geopolitik global yang dinamis menuntut TNI untuk terus menjadi prajurit yang profesional, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.

Menurut Puan, HUT TNI tahun ini yang mengusung tema ‘TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur’, menegaskan hubungan erat antara kekuatan pertahanan dan kepentingan masyarakat yang dilindunginya.

“Sebagai prajurit yang lahir dari rahim rakyat, TNI tidak boleh lupa akan akarnya, yaitu rakyat,” tutur Puan.

“Karena itu, kekuatan TNI harus selalu berpihak kepada rakyat, bangsa, dan negara,” imbuh perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Dalam upacara parade HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo sekaligus melantik dan mengukuhkan sejumlah satuan baru, termasuk 6 Komando Daerah Militer (Kodam) yang tersebar di berbagai wilayah.

Selain 6 Kodam, ada juga Brigif TP, 150 Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan (TP), dan 3 Yon Bantuan Tempur atau Banpur (Kavaleri, Armed, dan Arhanud) untuk matra TNI AD. 

Kemudian TNI AL terdiri atas 1 Brigif Marinir dan 4 Yon Marinir. Sementara TNI AU terdiri atas 1 Divisi II Korpasgat, 1 Brigade Korpasgat, 3 Yon Korpasgat, 1 Skadron Pendidikan, 2 Skadron Udara, dan 2 Satuan Radar.

Terkait hal ini, Puan mendorong agar satuan-satuan baru di tubuh TNI dapat memperkuat kekuatan pertahanan Negara.

“Dengan berbagai satuan baru ini, kita berharap TNI dapat semakin kuat dalam menjaga rakyat serta kedaulatan NKRI,” ucap Puan.

Lebih lanjut, Puan menyampaikan penghargaan kepada prajurit atas dedikasinya dalam menjaga pertahanan Negara dan memberi tugas pelayanan kepada rakyat, termasuk kepada seluruh prajurit yang membantu masyarakat dalam bencana dan keadaan darurat.

“Pengabdian tersebut perlu ditopang koordinasi yang jelas serta dukungan pemerintah sesuai mandat penugasan, sehingga pertolongan kepada warga berjalan efektif dan kesiapan pertahanan tetap terpelihara,” sebut Puan.

Untuk itu, Puan berharap Negara terus memberikan perhatian kepada prajurit dan keluarga mereka.

“Kepastian kesejahteraan, pelayanan kesehatan, dan dukungan bagi keluarga merupakan bagian dari tanggung jawab negara terhadap mereka yang menjalankan pengabdian,” jelas mantan Menko PMK itu.

“Pendidikan, latihan, pemeliharaan, dan kesejahteraan prajurit harus memperoleh perhatian bersama agar investasi pertahanan menghasilkan kemampuan yang dapat diandalkan,” sambung Puan.

Pada saat yang sama, Puan mengingatkan agar kedekatan TNI dengan rakyat perlu terus dipelihara melalui pengabdian yang menghormati hukum, melindungi keselamatan masyarakat, dan menjaga
kepercayaan publik.

“Teruslah menjadi kekuatan pertahanan yang menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia!” tutup Puan.